PA Maumere
PA Maumere
text
PA Maumere
informasi perkara

Sejarah Berdirinya Pengadilan Agama Maumere

Sebelum berdirinya Pengadilan Agama Maumere, para pencari keadilan terutama umat Islam diwilayah Kabupaten Sikka yang akan menyelesaikan perkaranya melalui Pengadilan Agama, harus mengajukan perkaranya pada Pengadilan Agama Ende di Ibukota Kabupaten Ende, mereka harus menyediakan biaya yang cukup besar dan waktu yang lama untuk menempuh jarak 147 KM antara Maumere - Ende. Sebagai usaha untuk meringankan beban kerja Badan Peradilan Agama yang semakin meningkat serta memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat untuk memperoleh pemerataan keadilan dengan prinsip : Cepat Tepat serta Biaya Ringan, maka pada periode tahun 1984 1985, dibentuklah Pengadilan Agama Maumere dalam Wilayah hukum Dati II Kabupaten Sikka wilayah Yuridiksi Pengadilan Tinggi Agama Cabang Mataram saat itu, untuk melayani para pencari keadilan yang berada didaerah Kabupaten Sikka.

Akan tetapi terbatasnya tenaga yang ada pada waktu itu baru ada satu orang Cakim, maka kegiatan Kepaniteraan Pengadilan Agama Maumere pada awal pembetukan tersebut belum dapat dilaksanakan, oleh karena itu segala kegiatannya masih bergabung dengan Pengadilan Agama Ende. Setelah adanya tambahan satu orang pegawai pindahan dari Pengadilan Agama Ende, maka baru dapat melaksanakan kegiatannya secara nyata dengan berkantor sementara di Kantor Urusan Agama Kecamatan Maumere Jln. Komodo Maumere, kemudian sekarang nama Jalan Komodo berubah menjadi Jalan Wairklau. Pada tahun 1985 telah diselesaikan proyek pembangunan Balai Sidang yang dananya diambil dari DIP Departemen Agama. Gedung Balai Sidang Pengadilan Agama Maumere tersebut telah diresmikan secara simbolis pada tanggal 1 Nopember 1985 oleh Bapak Menteri Dalam Negeri, Soepardjo Rustam, dan pada tanggal 4 Nopember 1985 telah diresmikan pula penggunaannya oleh Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Agama Cabang Mataram Drs. Muhammad Djazuli, SH.