RAPAT PEMBINAAN DAN PENGAWASAN OLEH PENGADILAN TINGGI AGAMA NUSA TENGGARA TIMUR KEPADA 4 PENGADILAN AGAMA DI WILAYAH NUSA TENGGARA TIMUR
Pada hari ini senin tanggal 18 mei 2020 Pengadilan Tinggi Agama Nusa Tenggara Timur melaksanakan pembinaan dan pengawasan kepada 4 Pengadilan Agama sewilayah Nusa Tenggara Timur secara Virtual mengunaka aplikasi Zoom. Empat (4) Pengadilan Agama yang dimaksud yakini Pengadilan Agama Maumere, Pengadilan Agama Ende, Pengadilan Agama Larantuka, dan Pengadilan Agama Lewoleba. Pembinaan dan pengawasan tersebut seharusnya dilaksanakan secara langsung dengan mendatangi masing-masing seluruh Pengadilan Agama yang ada di Nusa Tenggara Timur, namun dikarenakan masih terdapatnya pandemik Virus Covid 19 dan tiadanya akses transportasi ke masing-masing daerah, maka pembinaan dan pengawasan tersebut dilakukan secara Virtual melalui aplikasi Zoom.
Rapat dibuka oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Nusa Tenggara Timur Drs. H. Abdullah, S.H., M.H., selanjutnya pembinaan diserahkan kepada Ketua Pengadilan Tinggi Agama Nusa Tenggara Timur Dr. Dra. Hj. Sisva yetti, S.H., M.H dalam penyampaiannya ketua PTA NTT menyampaikan permohonan maaf karena terpaksa melakukan pembinaan dan pengawasan karena kondisi tidak memungkinkan.Masuk dalam pokok pembinaan Ketua PTA NTT memberikan penjelasan tentang pentingnya K3 (kebersihan, Kerapihan dan keindahan) di lingkungan kantor. Selanjutnya Ketua PTA NTT menyampaikan penerapan 11 Aplikasi unggulan Badilag yang harus sukses di terapkan diseluruh PA di NTT. Ketua PTA NTT juga menekankan tentang pentingnya upload perkara SIPP yang harus tepat waktu, karena ukuran kinerja setiap aparatur PA terdapat di situ.
Setelah Ketua PTA NTT memberikan pembinaan, kesempatan selanjutnya di berikan kepada Hakim Tinggi Pembinaan dan Pengawas Daerah Drs. Iskandar, S.H. untuk melakukan pembinaan. Dalam pembinaan tersebut Hatibinwasda mengingatkan tentang persiapan APM dan Persiapan ZI, pengecekan Eviden pada setiap point penilaian menjadi amat penting untuk selalu di perbaharui. Hatibinwasda PTA NTT tersebut juga tak lupa mengingatkan tentang penerapan 11 aplikasi unggulan Badilag. Selanjutnya kesempatan diberikan kepada sekretaris PTA NTT Bahrudin, A.Md., SH.,MH. Memberikan evaluasi penyerapan anggaran yang masih rendah dan strategi antisipasi pagu minus belanja pegawai tahun 2020. Kesempatan diberikan kepada Panitera PTA NTT H. Lalu Muhamad Taufik, S.H. untuk mengevaluasi Implementasi SIPP di 4 Pengadilan Agama yang sedang dilakukan pembinaan.
Pembinaan dan Pengawasan secara virtual melalui Aplikasi Zoom tersebut berlangsung selama kurang lebih 3 jam, setelah semua unsur pimpinan PTA NTT dan Hatibinwasda memberikan pembinaan dan pengawasan acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dan ditutup oleh Wakil Ketua PTA NTT.





